Petugas sita ikan teri berformalin dalam Hypermart Cibubur

Dinas Kelautan & Pertanian Provinsi DKI Jakarta melakukan razia kepada makanan yg mengandung formalin. Petugas menyidik daging sapi, kambing, ayam pangkas & ikan kepada lima loka kepada Jakarta.

BERITA TERKAIT
Kasus kedaluwarsa, polisi razia pasar pasar swalayan yg disalurkan PT PRS
17 Ribu produk makanan & minuman anak kedaluwarsa hampir tersebar kepada pasar pasar swalayan
Sarden berisi cacing ditemukan masyarakat kepada Inhil & Kepulauan Meranti

"Ini supervisi adonan antara peternakan & perikanan yg pertama kali kepada DKI selama Ramadan. Hasilnya, hanya ikan teri basah yg positif mengandung formalin," istilah Kepala Seksi Pengawasan, Pengendalian Sudin Peternakan & Perikanan Jakarta Timur, Sabdo Kurnianto, Kamis (dua/8).

Sabdo menyebutkan, razia makanan ini dipusatkan kepada Hypermart Cibubur Junction & Lotte Mart Pasarrebo, Jakarta Timur. Seluruh daging yg diambil sampelnya tertentu diperiksa dengan laboratorium Formalindehid Test milik Kesmavet Dinas Kelautan & Perikanan. Dan, teri berformalin itu ditemukan kepada Hypermart Cibubur Junction.

"Teri ini tertentu kami musnahkan & kami akan terus melakukan pelatihan terhadap suplayer agar nir menjual makanan yg mengandung formalin. Kami sebenarnya sudah mengawasi semenjak kepada pelelangan ikan, diduga formalin ini dicampur kepada tengah bepergian," jelasnya.

Manager Hypermart Cibubur Junction, Pratomo Bernianto, mengaku terkejut adanya razia ini. Namun dia mengaku bersyukur alasannya adalah jadi memahami adanya ikan teri yg mengandung formalin. Ikan teri ini akan dimusnahkan & nir diperjualbelikan lagi.

"Ikan teri ini sumber suplayer aneka bahari, sudah rutin mengirim semenjak empat tahun kemudian. Kami nir memahami bila timbul suplayer nakal alasannya adalah kan nir memiliki indera uji. Kalau memahami timbul formalin niscaya kami tolak itu teri. Kami akan tegur suplayer itu agar tidak mengirim ikan berformalin lagi," ucapnya.

Pengawasan daging berformalin ini mengacu kepada Perda Nomor 8 Tahun 1989 wacana supervisi mutilasi ternak, perdagangan ternak & daging kepada DKI. Kemudian Perda Nomor lima Tahun 1992 wacana penampungan & mutilasi unggas dan Permen Kelautan & Perikanan Nomor 15 Tahun 2010 wacana pengendalian sistem agunan mutu & keamanan implikasi perikanan & UU Nomor 31 Tahun 2004 wacana perikanan. [has]

Author: Dewi lestari

Hello I'm Dewi , welcome to my blog. It's been 8 years as a true blogger. Hobby writing is a wonderful thing in my life. Hopefully you find something useful in this blog Happy reading .....

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *