Persiapan Awal Budidaya Ikan Lele

Sebelumnya aku sudah membahas mengenai ta’aruf bareng budidaya ikan lele, selanjutnya aku akan membahas mengenai persiapan apa saja yg dibutuhkan bila agan sudah menetapkan hati beranjak kepada perjuangan budidaya ikan lele. Enaknya budidaya ikan lele adalah jenis ikan ini nir ribet dalam mengarah media perkembangbiakannya. Ikan ini bisa hayati kepada aneka macam kawasan & dalam kondosi yg bermacam-macam. Budidaya lele nir memerlukan persyaratan baik tanah maupunair yg khusus.

Mempersiapkan Kolam Pembesaran Budidaya Ikan Lele

Kolam pembesaran buat budidaya ikan lele bisa berupa kolam tanah, bak tembok, kolam terpal, juga bak plastik. Lahan yg dibutuhkan jua nir wajib luas. Agan bisa memanfaatkan pekarangan tempat tinggal buat memulai budidaya ikan lele ini. Bahkan muncul yg memelihara lele kepada septictank tempat tinggal (nir aku rekomendasikan). Tidak muncul bentuk atau berukuran luas yg niscaya buat budidaya ini. Semuanya tergantung menurut faktor umur lele & kedalaman kolam. Yang terang, makin akbar berukuran ikan lele yg akan dipelihara semakin luas kolam yg dibutuhkan. Tentu saja semakin dalam kolam yg disiapkan, tentunya semakin poly jumlah ikan lele yg bisa dipelihara.

Persiapan kolam yg perlu dilakukan sebelum mulai pembesaran budidaya ikan lele muncul beberapa tahapan. Untuk kolam tanah, dua-tiga hari sebelum digunakan usahakan dikeringkan dahulu  kepada bawah terik surya. Hal tadi dimaksudkan buat membunuh hama & penyakit yg muncul kepada kolan tadi. Jila perlu taburkan jua kapur pertanian (kapur dolomit) bareng tujuan meningkatkan pH & membunuh penyakit.  Dosis kapur yg disarankan adalah 25 50 gram/meter persegi.

Tahap selanjutnya adalah menumbuhkan pakan alami berupa plankton kepada kolam tanah. Pupuk bokashi bisa sekaligus ditaburkan bareng takaran yg disarankan sebanyak 400-500 gram/m2. Bisa jua memakai SOC HCS bareng takaran 1 tutup botol buat tiap dua meter persegi kolam. Selain itu bisa jua memanfaatkan pakan/pelet implikasi fermentasi yg dimasukkan ke dalam karung & digantung terendam air kepada setiap sudut kolam budidaya ikan lele.

Kondisi Air dalam Budidaya Ikan Lele

Sumber air usahakan memakai air alami misalnya air sumur, air sungai, juga menurut asal mata air. Air hujan memang bisa saja digunakan akan namun perlu diperhatikan keasaman yg masih muncul kepada air hujan tadi. Hal tadi jua sama bareng air PDAM alasannya sudah mengandung kaporit. Tapi misalnya yg aku jelaskan kepada awal tadi, budidaya ikan lele nir memerlukan kondisi yg ribet jadi kondisi air misalnya apapun permanen bisa buat membesarkan ikan lele.

Pemilihan Benih dalam Budidaya Ikan Lele

Benih ikan lele bisa dihasilkan menurut peternak lele yg penekanan ke pembiakan ikan lele. Perhatikan dalam pemilihan benih ikan lele. Benih yg baik adalah dalam kondisi sehat, nir stigma, & berukuran sama akbar juga panjangnya. Penebaran benih usahakan dilakukan kepada ketika suhu rendah. Suhu tadi bisa diperkirakan kepada pagi atau sore hari menjelang malam. Jila benih berasal menurut kawasan yg jauh menurut kolam pemeliharaan,segera mungkin lakukan penyesuaian atau aklimatisasi agar ikan lele nir stress. Caranya adalah bareng membiarkan kantong plastik atau wadah kawasan benih atau bibit terapung dulu kepada bagian atas kolam selama 10-15 menit. Selanjutnya kantong plastik dibuka, & ditambah air kolam sedikit-sedikit. Perkirakan kondisi air sama bareng air kolam. Selanjutnya abaikan bibit ikan lele keluar bareng sendirinya & masuk ke dalam kolam.

Selanjutnya akan dibahas mengenai Pengelolaan Budidaya Ikan Lele yg akan aku bahas kepada artikel berikutnya.

Author: Dewi lestari

Hello I'm Dewi , welcome to my blog. It's been 8 years as a true blogger. Hobby writing is a wonderful thing in my life. Hopefully you find something useful in this blog Happy reading .....

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *