Taiyaki, Kue Cemilan Jepang Berbentuk Ikan

Mulai hari ini sekolah anak aku sudah mulai libur demam isu semi. Dari pagi anak-anak udah nyenggol nyenggol mamanya terus minta jalan-jalan keluar. Kebetulan hari ini cuaca cerah & udaranya pun sangat hangat, pas nih buat ajak unyil-unyil jalan-jalan melipir ke daerah stasiun buat mampir ke toko kitab sekalian.

Saya sudah tebak, ini kebiasaaan anak-anak yg suka gak pake kompromi kalau habis beli kitab sempurna pribadi ke toko kudapan manis yg terdapat kepada pojok stasiun. Ya apalagi kalau bukan ngeloyor ke toko TAIYAKI. Ibu penjualnya sudah kepada hapal & suka senyum senyum alasannya adalah sudah ngerti taiyaki yg isinya apa aja yg akan dipesan oleh anak-anak aku.

Toko kudapan manis Taiyaki kepada stasiun dekat tempat tinggal aku ini berupa gerai mini yg letaknya kepada pojok stasiun. Tiap aku tiba, entah kenapa tokonya sempurna selalu penuh dengan pembeli yg mengantri. Kayanya orang Jepang suka banget sih sama cemilan si Taiyaki ini ya. Ya iya, wong cita rasanya enak ya hehehe

Taiyaki artinya kudapan manis cemilan Jepang yg berbentuk ikan. Kue ini seperti banget sama kudapan manis Imagawayaki yg bentuknya lingkaran. Di mall dekat tempat tinggal, kebetulan terdapat juga toko kudapan manis Imagawayaki ini, walau cita rasanya sama persis dengan Taiyaki akan namun anak-anak kayanya lebih senengan membeli Taiyaki, ucapnya alasannya adalah bentuknya lucu, bentuk ikan full body hehehe

Bahan dasar buat Taiyaki ini artinya terigu, telur, gula pasir, baking powder & air. Kalo lihat bahannya kok kaya bikin pancake ya? Hanya bedanya kalau Taiyaki ini dimasukkan isi. Isinya bisa macem-macem loh, kalau jaman baheula sih istilah suami aku isinya cuma angko (selai kacanga merah) saja, akan namun makin kesini sudah banyak variasinya. Rasa yg biasa anak-anak aku pesan kalau beli Taiyaki selain rasa angko artinya rasa custard, keju, coklat, kuri-an (chestnutdanredbean paste). Semuanya enyak enyak, alasannya adalah sudah seluruh rasa aku cobain, idihh maruuk hahaha

Kue Taiyaki berasal menurut istilah Tai (ikan tai) & Yaki (panggang), eh napa pake bentuk ikan Tai yah? Naaah syahdan ikan tai itu melambangkan suatu keberuntungan & bisa diartikan juga menjadi perayaan. Makanya Ikan Tai ini dimakannya hanya kepada hari-hari  saja, alasannya adalah memang ikan ini termasuk ikan yg gorjes atau mahal. Suguhan Ikan Tai ini bisa kita temukan ketika perayaan tahun baru, ulang tahun, kelulusan & kelahiran anak. Biasanya tersaji dalam bentuk yg utuh & satu ekor ikan dimakannya rame-rame dengan keluarga 😀

Karena artinya yg sangat bagus itu, maka gak ketinggalan orang jepang pun tetap berharap agar keberuntungan selalu meliputi kehidupannya kepada cemilan yg mereka makan juga. Dan asa itu tercetak kepada kudapan manis Taiyaki ini, yg berbentuk ikan Tai.

Buat temen-temen yg liburan ke Jepang, cobain deh kudapan manis tradisional Jepang ini, umumnya banyak gerainya kepada stasiun-stasiun kereta barah atau dalam mall kepada lantai bawah (depachika,basement). Cemilan ini tentunya gak bakal nguras isi dompet kok. Harganya sekitaran seratus yen-an, tergantung rasa. Bagi yg belum pernah coba, aku konfiden 100%, itu sekali coba sempurna kepada suka, alasannya adalah jadi mengingatkan sama rasa martabak masakan  Tanah Air. Jadi bagi yg doyan sama martabak sempurna kudapan manis Taiyaki ini nir akan terasa aneh kepada pengecap orang Indonesia.  Met mencoba!

Salam hangat, wk

Susi Pudjiastuti Ancam Tenggelamkan Kapal Asing yg Curi Ikan RI

Liputan6.com, Jakarta – Menteri Kelautan & Perikanan Susi Pudjiastuti mengaku nir akan segan-segan merogoh tindakan tegas terhadap kapal asing yg mencuri ikan secara ilegal dalam loka perairan Indonesia.

Dia pun mengingatkan kepada kapal asing buat nir lagi berani memasuki perairan Indonesia tanpa biar. Meski belum bisa berbuat poly buat menindaknya, namun dari beliau pemerintah sebenarnya sudah memahami eksistensi kapal-kapal tadi.

"Kita tuh memahami. Pemain-pemain ini pikir kita nir memahami. Dikiranya kita hanya memahami dari VMS (Vessel Monitoring System) saja. Padahal kita bisa lihat, kapalnya & ukurannya kita memahami. Hanya nir timbul kemampuan buat menangkapnya. Kalau perintahnya mirip itu (perintah Presiden Joko Widodo) kita lakukan, dampak jeranya memang kapal itu wajib ditenggelamkan," ungkapnya dalam Kantornya, Jakarta Pusat, Jumat (21/11/2014).

Sementara itu, Menteri Koordinator Bidang Maritim Indriyono Soesilo menawarkan, pemerintah bisa menenggelamkan kapal asing yg ketahuan mengeruk implikasi bahari Indonesia secara ilegal. Hal ini buat menawarkan dampak jera bagi para pencuri tadi.

"Kalau kapal itu bila sudah memenuhi kondisi bila itu sudah ilegal itu bisa ditenggelamkan. Dasar hukumnya timbul (menenggelamkan kapal). Jadi mereka memang wajib diberikan model, supaya timbul dampak jera," istilah beliau

Indroyono mengungkapkan, dasar aturan penenggelaman kapal ilegal fishing tertuang dalam Pasal 69 UU No. 45/2009 ihwal Perikanan ayat 1 yg berbunyi bahwa Kapal pengawas perikanan berfungsi melaksanakan supervisi & penegakkan aturan dalam bidang perikanan dalam loka pengelolaan perikanan negara Republik Indonesia.

Serta ayat 4, yg berbunyi, Dalam melaksanakan fungsi sebagaimana dimaksud ayat (1) penyidik & atau pengawas perikanan bisa melakukan tindakan spesifik berupa pembakaran & atau penenggelaman kapal perikanan yg berbendera asing sinkron bukti permulaan yg nisbi. (Dny/Ndw)

Serpihan Majapahit & Ikan Keramat kepada Pemandian Banyu Biru, Pasuruan

Sebaran jejak Majapahit kepada Jawa Timur demikian menggugah buat ditelusuri.  Maka, senyampang liburan, aku beserta beberapa peserta didik KIR, meluncur menuju  Pemandian Banyu Biru, Pasuruan. Tepatnya kepada Desa Sumberejo, Kecamatan Winongan, Kabupaten Pasuruan. Begitu memasuki lokasi, dihadapan kita nampak kolam memakai air yg berwarna kebiru-biruan. Itu sebabnya wilayah tadi dinamai Banyu Biru. Ada 4 kolam. Dua kepada antaranya adalah kolam yg airnya berasal asal alam.  Nampak juga kios-kios berderet kepada pinggir kolam. Di sisi lain berdiri beberapa pohon akbar berusia ratusan tahun. Rimbun, hijau & asri. Sebagian dahannya menaungi kolam. Nampak akar-akarnya yg mengular ke segenap penjuru.

Ikan Keramat Pemandian Banyu Biru  adalah keliru satu destinasi wisata andalan Pasuruan Timur. Pengunjung sanggup berenang sepuasnya kepada wilayah ini. Cocok buat melepas kepenatan kepada  Pasuruan yg panas. Tapi jangan membayangkan kolamnya glamor memakai keramik putih yg higienis. Kolam renang kepada Banyu Biru sepertinya dibiarkan  alami. Seperti pemandian alam. Nampaknya ke depan, perlu revitalisasi pemandian ini agar menjadi objek wisata yg sungguh latif & mengagumkan.

Tidak usah kaget! Di kolam akbar itu hayati ratusan Ikan Tombro berwarna hitam yg acapkali disebut Ikan Sengkaring. Jangankan pengunjung,  tidak seseorang pun rakyat setempat yg berani mengusik eksistensi ikan-ikan yg syahdan keramat itu. Tak heran, ikan-ikan yg hayati bebas itu timbul yg panjangnya lebih berasal 1 meter.  Tradisi verbal rakyat setempat mengaitkan Ikan Tombro tadi memakai seseorang Pandai Besi bernama "Bujuk Giman".  Beliau membawa ikan tadi berasal pantai selatan kepada Malang. Jadi kalau mau berenang, ya wajib siap menyebarkan wilayah memakai ikan-ikan itu, he he he….

Pemandian Banyu Biru ternyata sudah dikenal semenjak jaman Kolonial Belanda.  Ini sanggup ditemukan kepada  foto antik tahun 1900 an koleksi KILTV & Tropen Museum Belanda.  Banyak turis Eropa yg pelesir kepada wilayah ini.  Selain berenang mereka juga sanggup "menarik hati" monyet-monyet liar yg jinak. Sayangnya waktu ini tidak seekor monyet pun kelihatan btg hidungnya. Dulu kolam ini disebut "Telaga Wilis". Banyak rakyat percaya kalau airnya sanggup bikin awet muda. Bahkan, kepada hari & pasaran Jawa eksklusif, poly pengunjung yg melakukan ritual kepada wilayah ini.

Serpihan Majapahit Keberadaan Pemandian Banyu Biru menjadi wilayah ritual agaknya tidak tanggal berasal  cerita turun temurun & fragmen-fragmen candi yg poly dijumpai kepada wilayah ini. Ada beberapa residu arca  yg waktu ini dikumpulkan & tergolek kepada sebuah sudut pemandian. Arca-arca  itu sudah diidentifikasi sang arkeolog Belanda kepada tahun 1929. Tinggalan  paling menarik kepada Banyu Biru adalah KALA. Kala ini dimungkinan adalah bagian berasal struktur candi. Maka sanggup jadi, pemandian Banyu Biru  adalah patirtaan (pemandian antik) yg dulu dikunjungi sang Hayam Wuruk waktu dalam bepergian ke Lumajang. Tersebut dukuh kasogatan bernama Madakaripura, keelokannya populer, berupa bantuan perdeo Sri Baginda kepada patihnya, Gajah Mada, teratur & sangat baik. Disitulah sang raja menempati pesanggarahan yg terhias memakai latif, berjalan melalui Trasungay beliau melakukan puja bhakti kepada petirtaan kudus kepada Capahan. (Nagara Krtagama pupuh 19:2 dalam Hadi Sidomulyo, p: 42) Sungguh beralasan jikalau pemandian Banyu Biru dahulu disebut menjadi Patirtaan Capahan yg lokasinya dekat memakai Madakaripura.   Ini berkaitan memakai ditemukannya deretan arca yg berciri Saiwa yg sang Prapanca waktu menemani Prabu Hayam Wuruk dituliskannya menjadi desa Buddhis.  Tak hiperbola kiranya, jikalau disebut itulah sebagian serpihan Majapahit yg tersisa kepada Banyu Biru Pasuruan.

Artikel ditulis menjadi bagian berasal: Napak Tilas Nagara Kertagama: Mencari Jejak Madakaripura

Selamatkan Nyawa Ikan Masnya, Wanita Ini Bayar Jutaan Rupiah

Liputan6.com, Jakarta Untuk menyelamatkan nyawa seekor ikan mas, seseorang perempuan kepada Australia membayar ratusan dolar. Dilansir menurut halaman UPI, Rabu (14/9/2016), tindakan bedah ringan wajib dilakukan buat menyelamatkan hayati oleh ikan mas selesainya menelan kerikil.

Klinik Hewan Brisbane Bird & Exotics Veterinary Services membuatkan foto menurut ikan mas & rincian porto 372 Dollar Amerika Serikat atau hampir 5 juta Rupiah buat mekanisme pembedahan yg melibatkan pakar anestesi. Proses pembedahan ini bertujuan merogoh kerikil menurut dalam verbal ikan.

"Saya memperlakukan ikan misalnya mereka binatang peliharaan lainnya," istilah Emma Marsh, 21, kepada The Courier Mail ketika ditanya alasan mengeluarkan uang hingga ratusan Dollar buat seekor ikan.

Marsh mengatakan beliau melihat 'Conquer', nama panggilan ikan mas nya, tersedak selesainya menelan kerikil. Conquer mengalami kesulitan buat memuntahkan kerikil yg ditelannya sepanjang 1/2 inci.

Conquer bukan ikan pertama yg mendapatkan tindakan medis. Sebelumnya, ikan mas mini bernama Mr. Hot Wing menjadi yg pertama menurut jenisnya yg dipasang bareng dawai gigi buat membantu mengatasi perkara mulutnya. Diduga, Mr. Hot Wing lahir tanpa tulang rahang bawah. Keadaan ini membuatnya mengalami kesulitan bareng bareng organ pernapasan nya. Simak ikan mas berkawat gigi kepada tautan berikut merupakan.

Bagaimana cara tim dokter menyelamatkan nyawa Conquer menurut kerikil yg tersangkut kepada mulutnya? Simak galeri foto & kelanjutan artikel bareng mengeklik tautan berikut merupakan.

**Ingin membuatkan berita menurut & buat kita kepada Citizen6? Caranya sanggup dibaca kepada sini.

**Ingin berdiskusi wacana topik-topik menarik lainnya, ayo membuatkan kepada Forum Liputan6.

Sejenak Lebih Kenal Akan Keunikan Kota Oxford

United Kingdom (UK) memiliki nama lengkap yaitu The United Kingdom of Great Britain and Northern Ireland. UK adalah sebuah negara kesatuan yg diatur sinkron monarki konstitusional & sistem demokrasi parlementer. UK adalah sebuah negara kesatuan yg terdiri berdasarkan Inggris, Wales, Skotlandia, & Irlandia Utara. Keempat negara tadi memiliki pemerintahan tersendiri yg bhineka kekuasaannya, & berpusat kepada ibukota masing-masing, yaitu London, Belfast, Edinburgh, & Cardiff.

United Kingdom adalah anggota permanen Dewan Keamanan PBB semenjak tahun 1946 & menjadi anggota Masyarakat Ekonomi Eropa (1973) yg berubah nama menjadi Uni Eropa kepada tahun 1992. United Kingdom juga menjadi anggota negara-negara persemakmuran, majelis eropa, G7, G8, G20, NATO, OECD, & WTO.

Konstitusi United Kingdom bersifat tidak terkode (uncodified constitution), yg mana hanya 3 negara kepada global yg menerapkan sistem ini. United Kingdom memiliki 3 partai utama yaitu Partai Konservatif, Partai Buruh, & Liberal Demokratik. United Kingdom memiliki interaksi luar negeri bareng Amerika Serikat (interaksi istimewa), Prancis (pengembangan senjata nuklir), Republik Irlandia (Common Travel Area), Portugal (Perjanjian Windsor semenjak tahun 1386), & sebagainya.

Angkatan Bersenjata Britania Raya dikenal bareng nama Angkatan Bersenjata Yang Mulia (Her Majestys Armed Forces) atau Angkatan Bersenjata Britania Raya atau Angkatan Bersenjata Mahkota (Armed Forces of the Crown). Angkatan Bersenjata kepada Britania Raya mencakup Angkatan Laut (Naval Service, misalnya Royal Navy, Royal Marinir, & Royal Fleet Auxiliary), Angkatan Darat (British Army), & Angkatan Udara (Royal Air Force).

Para Angkatan Bersenjata tadi dikelola sang Kementerian Pertahanan & dikendalikan sang Dewan Pertahanan, & dipimpin sang Sekretaris Negara buat Pertahanan. Komandan Kepala buat Angkatan Bersenjata Britania Raya artinya Ratu Elizabeth II. Selain itu, Britania Raya juga memiliki Pasukan Khusus (United Kingdom Special Forces), misalnya Special Air Service & Special Boat Service yg menyediakan pasukan yg cepat tanggap & terlatih dalam mengatasi dilema terorisme, perbatasan, maritim, & operasi amfibi.

Kepala Negara UK artinya seseorang Ratu & kepala pemerintahannya yaitu Perdana Menteri (Prime Minister). Perdana Menteri UK tidak dipilih berdasarkan pemilihan awam, melainkan sinkron partai politik yg paling poly anggotanya kepada Parlemen.

UK memiliki 3 sistem aturan yg tidak sinkron, yaitu Hukum Inggris, Hukum Irlandia Utara & Hukum Skotlandia. Hukum Inggris berlaku kepada Inggris & Wales. Hukum Irlandia Utara sinkron common law. Hukum Skotlandia menerapkan civil law & common law.

Salah satu kota favorit & populer kepada United Kingdom artinya Oxford. Oxford adalah kota mini yg berada kepada Inggris. Oxford adalah kota yg sangat populer bareng sebutan kota pelajar, yg sudah berusia ratusan tahun, dikarenakan sudah dibangun semenjak abad 11 atau 12. Oxford semakin populer dikarenakan sudah membangun tokoh-tokoh kaliber global misalnya Margaret Thatcher, David Cameron, Theresa May, & sebagainya. Kota Oxford berlokasi lebih kurang 200 km berdasarkan London.

Oxford berdaya tarik karena memiliki museum tertua kepada Inggris, yaitu Ashmolean Museum of Art and Archaeology yg dibangun semenjak tahun 1683. Oxford adalah kota yg identik bareng kampus, yaitu University of Oxford, yg terbagi menjadi college-college yg beredar kepada beberapa titik. Kota Oxford memiliki sejumlah kampus, akademik, & berpuluh-puluh sekolah tinggi lainnya. Kota Oxford didominasi sang pelajar baik berdasarkan SMA hingga Program Doctoral.

Mereka memakai seragam istimewa yg adalah identitas berdasarkan kampus masing-masing. Merupakan hal krusial bagi pelajar buat memakai name tag, seragam, jaket almamater. Lulusan Oxford University adalah orang-orang hebat yg umumnya serius kepada bidang politik & humanities. Di Kota Oxford juga masih muncul semacam Giant Market yg menjual aneka macam butir, sayuran, keju, & aneka masakan lainnya.

Selain populer bareng Oxford University, kota Oxford juga populer bareng daerah-daerah yg menjadi lokasi syuting film Harry Potter misalnya kepada perpustakaan Bodleian, Christ Church College, & sebagainya. Christ Church College adalah kampus terbesar kepada kota ini, yg dibangun kepada tahun 1524 sang Cardinal Thomas Wolsey. Oxford disebut menjadi city of dreaming spires (kota menara-menara mimpi). Setiap kampus kepada kota Oxford memiliki taman-taman seluas 28 hektar & terbuka buat awam. Juga memiliki kebun & flora-flora eksotik, lapangan olahraga & kebun genetik, bahkan kebun eksperimen buat penelitian.

Perpustakaan Bodleian adalah perpustakaan tertua kepada global bareng arsitektur klasik yg luar biasa & adalah perpustakaan terbesar kepada Inggris selesainya British Library. Koleksinya lebih kurang 11 juta berdasarkan aneka macam bidang ilmu & setiap minggunya masih muncul ribuan koleksi kitab baru. Perpustakaan ini adalah perpustakaan sentral yg dilengkapi bareng kitab, jurnal, & hal-hal akademis lainnya. Perpustakaan ini tidak hanya buat aktivitas membaca ataupun meminjam kitab, akan tetapi masih muncul aneka macam fasilitas, misalnya aktivitas ekstra para pelajar, aktivitas seni komunitas-komunitas, aktivitas debat, & sebagainya.

Perpustakaan Bodleian memiliki keunikan misalnya memiliki pintu masuk yg sudah dikategorisasikan. Dua kepada antaranya artinya pintu masuk yg bertuliskan Schola Metaphysicae yg adalah pintu masuk buat koleksi kitab science & metafisika, & Schola Logicae yg adalah pintu masuk ke koleksi kitab ilmu nalar & filsafat.

Oxford pernah menjadi Ibukota Inggris kepada tahun 1642-1646. Oxford adalah tempat tinggal berdasarkan Alice Liddell yg menginspirasi tokoh utama kepada kitab Alice in Wonderland. Ayah Alice adalah Dekan Christ Church College. Bahkan pengarang Alice in Wonderland artinya dosen Matematika berdasarkan universitas tadi, yaitu Lewiss Caroll. Pada zaman Perang Dunia II, Hitler berencana buat menimbulkan Oxford menjadi ibukota jika berhasil menjajah Inggris.

Dari London buat menuju Oxford University lebih baik memakai bis berdasarkan London ke Oxford agar mampu menikmati pemandangan yg cantik. Universitas Oxford terbagi dalam aneka macam college & beredar kepada pusat kota ini. Beberapa college muncul yg terbuka, muncul yg tertutup buat awam. Kota Oxford adalah keliru satu kota yg multi etnik. Hal ini dimungkinkan karena banyaknya mahasiswa internasional yg saat ini sedang belajar kepada Universitas Oxford.

Kalau aku boleh menyamakan, Kota Oxford ibarat Kota Yogyakarta kepada Indonesia. Sama-sama kota pelajar, & terdiri berdasarkan multi-etnik, & tentu bareng segala perbedaannya. Oxford sama bareng Yogyakarta yg adalah kota mini, akan tetapi memiliki poly kampus & didatangi sang warga berdasarkan aneka macam macam suku kepada Indonesia. Oxford identik bareng kehidupan pelajar yg tinggal kepada asrama.

Begitu juga bareng pelajar ataupun mahasiswa kepada Yogyakarta, yg memiliki asrama masing-masing buat mahasiswa-mahasiswa daerah kepada luar Jawa. Yogyakarta & Oxford sama-sama pernah menjadi Ibukota suatu negara. Pembelajaran yg dihasilkan berdasarkan Oxford artinya semakin bersemangat dalam menjelajah global agar sudut pandang semakin luas, & mampu berkontribusi buat Indonesia sebaik & seoptimal mungkin.

Advertisement

Artikel Bermanfaat & Menghibur Lainnya

Pesona Kota Oxford yg Tak Terlupakan
Menelusuri Bangunan Bersejarah Universitas Oxford
Sejenak Menengok Masa Lalu. Foto-foto Jakarta Tempo Doeloe Dijamin Bakal Menabur Rindu!
Keunikan-Keunikan Hidup yg Pasti Dimengerti Oleh Kamu yg Berasal berdasarkan Sumatera
Oxford; Petualangan kepada Kota Universitas. Salah Satu Destinasi Wajib kepada UK

Sandiaga Krisis Ikan Segar kepada Kepulauan Seribu alasannya adalah Cuaca Ekstrem

JAKARTA, KOMPAS.com – Wakil Gubernur DKI Jakarta Sandiaga Uno berkata, cuaca ekstrem menjadi keliru satu penyebab krisis ikan segar dalam Pulau Tidung Besar, Kepulauan Seribu. Sebab, cuaca ekstrem tadi menyulitkan para nelayan buat mencari ikan.

"Krisis ikan segar ini terjadi dalam Jakarta, Kepulauan Seribu, alasannya adalah cuaca yg kini ekstrem dan juga cuaca angin barat daya yg nisbi membangun para nelayan itu susah melaut," ujar Sandi dalam Pulau Bidadari, Senin (29/1/2018).

Oleh karenanya, para nelayan nir bisa menyuplai ikan segar dalam Kelurahan Pulau Tidung.

Dalam kesempatan yg sama, Bupati Kepulauan Seribu Irmansyah mengatakan, krisis ikan segar dalam Pulau Tidung Besar juga terjadi alasannya adalah banyaknya wisatawan yg mengonsumsi ikan, sedangkan ikan yg didapatkan nir sebesar yg diperlukan.

"Kan sebetulnya alasannya adalah dalam sana daerah wisata. Jadi, habisnya bukan berarti nir bisa bisa makan ikan. Jadi, waktu wisatawan tiba ke sana, memang jadi kurang beliau," istilah Irmansyah.

Baca juga : Sandi Heran Saat Lurah Sebut Pulau Tidung Krisis Ikan Segar

Dia mencontohkan, dalam 29-31 Desember 2017, jumlah wisatawan yg berkunjung ke Pulau Tidung mencapai 35.000 orang.

Irmansyah juga mengatakan, krisis ikan segar hanya terjadi dalam Pulau Tidung yg dikunjungi poly wisatawan.

"Yang lain cita rasanya kami nir pernah mendengar. Kalau dalam situ (Pulau Tidung) alasannya adalah paling poly wisatawan yg tiba," pungkasnya.

Saat kedap dalam Pulau Bidadari, Lurah Pulau Tidung Cecep Suryadi melaporkan kelurahannya dikala ini mengalami krisis ikan segar. Menurut beliau, krisis ikan segar itu terjadi dalam Pulau Tidung Besar.

"Sekarang ini dalam Pulau Tidung lagi krisis ikan segar, Pak," ujar Cecep.

Sandi yg mendengar laporan tadi eksklusif merasa heran. Dia tidak menyangka krisis ikan terjadi dalam daerah kepulauan.

Salah Kaprah Tentang Pencurian Ikan

Bisa jadi karena bangsa ini sudah begitu usang memunggungi bahari, seketika terdapat isyu yg berkenaan menggunakan bahari khususnya perikanan, sontak gagap dan kaget. Lebih spesifik lagi isyu wacana pencurian ikan sang nelayan asing, komentar dan tanggapan yg bermunculan begitu sumir. Penguasaan pengetahuan sangat dipengaruhi hingga seberapa jauh orientasi dan pencerahan ekologi yg dimiliki. Dari tanggapan dan komentar yg sumir itu, nampak drajat pengetahuan atas perkara-perkara perikanan. Satu antara lain tanggapan atas pencurian ikan sang nelayan asing dan ilham menenggelamkan kapal. Masalah ini direduksi begitu sederhana, yg berujung dalam solusi yg sederhana juga.

Seperti nalar berpikir yg dirumuskan dalam pernyataan bahwa perkara pencurian ikan sang nelayan asing karena lemahnya pengamanan dan supervisi perairan Indonesia. Maka penyelesaiannya: tingkatkanlah pengamanan dan supervisi agar nir terjadi pencurian ikan. Inilah yg aku katakan taraf drajat pengetahuan mensugesti cara berpikir. Padahal faktanya (bukan nalar), perkara pencurian ikan sang nelayan asing ditimbulkan sang poly faktor. Justru pengamanan dan supervisi perairan kita sudah nisbi baik. Atas kabar ini, tentu menjadi aneh, mengapa menggunakan pengamanan dan supervisi yg sudah baik itu, malah pencurian ikan bertambah marak dalam sepuluh tahun terkahir. Itu adalah terdapat faktor lain yg determinan mensugesti.

Paling nir terdapat empat faktor secara generik dikuasai: (1) lemahnya penegakan aturan ; (2) longgarnya aturan aturan; (3) mafia perikanan dan (4) efek perkembangan mayapada. Empat faktor inilah yg saling terkait mensugesti terjadinya kejahatan Illegal, Unregulated, and Unreported (IUU) fishing atau lazim dikenal menjadi illegal fishing.

Tetapi yg mesti diluruskan terlebih dahulu wacana tutur nelayan asing. Dalam tindak pidana perikanan wacana illegal fishing,tidak dikenal tutur nelayan asing menjadi subyek aturan. Hukum pidana perikanan yg bersifat spesifik itu mengenal 2 subyek aturan : kapal dan setiap orang. Setiap orang umumnya ditujukan dalam nakhoda dan anak butir kapal dan korporasi. Hal yg spesifik wacana kapal menjadi subyek aturan. Kapal perikanan dipercaya menjadi representasi negara yg ditunjukan menggunakan bendera kebangsaan. Dengan tutur lain, negaradianggap subyek aturan.

Oleh karenanya waktu terdapat seruan buat menenggelamkan kapal hal itu ditujukan kepada kapal menjadi subyek aturan yg melakukan tindak pidana perikanan. Menjadi aneh, bila menenggelamkan kapal dikaitkan menggunakan HAM dan nir manusiawi. Kapal nir terikat sang HAM. Meskipun menjadi subyek aturan. Disinilah letak galat kaprah. Apa dikira TNI AL meluncurkan roket atau torpedo buat menghancurkan kapal itu menggunakan awaknya kemudian karam. Tindakan ini bukan saja menyalahi aturan aturan nasional dan internasional, akan akan tetapi ngajak perang namanya.

Kejahatan Illegal, Unregulated, and Unreported (IUU) fishing tidak mengenal asing atau domestik. Kapal berbendera asing atau berbendera Indonesia. Jila melanggar terkena jerat aturan ini. Jadi tidak bisa direduksi sekedar kapal asing. Kapal penangkap ikan berbendera Indonesia sekalipun bila tidak memiliki biar, nir melaporkan output tangkapan atau nir menangkap dalam fishing ground yg ditetapkan dikatagorikan menjadi pencurian ikan. Justru kapal penangkap ikan berbendera Indonesia yg poly melakukan pencurian ikan. Lho? Bukankah rakyat negara Indonesia berhak menangkap ikan dalam perairan negara sendiri. Inilah celah dan galat satu modus menurut pencurian ikan.

Saat melakukan pemeriksaan mendadak, Menteri Susi menemukan kapal berbendera Indonesia menggunakan nama lambung kapal KM Natuna (nama Indonesia) akan akan tetapi seluruh awak kapal dan pemilik kapal menurut negara Thailand. Salah satu modus menurut pencurian ikan menggunakan double flagging (penggunaan bendera kapal ganda)atau membarui bendera kapal. Bagaimana mungkin pengawas perikanan menelaah satu persatu dokumen perizinan dalam tengah bahari menurut ribuan kapal setiap harinya yg tengah menangkap ikan?. Sumber kesalahan primer berada dalam Kementrian Kelautan dan Perikanan (KKP) sendiri yg mengeluarkan biar (SIPI dan SIKPI) tanpa melakukan uji fisik menjadi mekanisme standard. Singkatnya, modus pencurian ikan ditimbulkan sang illegal lisence yg dilakukan sang mafia perikanan. Diantaranya melakukan manipulasi data dalam registrasi kapal eks asing (Delition Certificate dan Bill of Sale) dan memproduksi surat biar buat beberapa kapal yg sengaja didesain serupa.

Jila ingin menghancurkan pencurian ikan, wajib dimulai menurut hulu. Dari KKP sendiri, menggunakan memberantas mafia perikanan yg bisa mengeluarkan biar menggunakan uang sogokan. Apa yg dilakukan sang Menteri Susi menggunakan moratorim perizinan hingga April 2015, menjadi langkah awal. Langkah mini inipun sudah membuahkan output. Dari 933 kapal asing yg marak beroperasi dalam ZEEI sekarang hanya bersisa lebih kurang 164 kapal asing. Semuanya dalam kabur atas kebijakan moratorium perizinan. Thailand dan Vietnam yg memohon-mohon dalam Menteri Susi buat segera mencabut moratorium itu.

Pencurian ikan juga ditimbulkan sang efek perkembangan mayapada. Diantaranya Australia menutup 70% daerah bahari coral kemudian Filipina dan Oman juga melakukan pengetatan (jumlah tangkapan ikan). Sementara permintaan pasar internasional akan pasokan ikan begitu tinggi. Peristiwa ini mengingatkan kita pergi dalam tingginya harga cengkeh dan lada dalam pasar Eropa dalam abad ke 15, yg menjadikan Portugis, Spanyol, Inggris dan VOC menyerbu Nusantara. Akibat penutupan 70% daerah coral dalam Australia dan adanya perketat penangkapan ikan dalam Afrika, India, pasar Hong Kong kekurangan pasokan. Luas perairan Indonesia yg terluas dalam mayapada menggunakan ragam ikan tropis dan adanya kebijakan foreign fishing vesselmenjadikan perairan Indonesia jadi ladang pencurian ikan akbar-besaran dalam sepuluh tahun terakhir.

Indikator dampak pasokan ikan menurut perairan Indonesia bisa dicermati dalam pasar Singapura. Saat ini pasokan ikan dalam Singapura berkurang menjadi akibatnya menjadikan harga ikan melambung. Ikan layang atau ikan selar yg umumnya dijual dalam kisaran harga 7 dollar Singapura sekarang menjadi 8 dollar Singapura, atau naik lebih kurang 14 %.Lonjakan harga ikan tadi implikasi Malaysia menghentikan pengiriman ikan ke Singapura menggunakan dalih buat mengantisipasi kekurangan jumlah pasokan ikan ketika ekspresi dominan hujan. Padahal output tangkap kapal Malaysia rendah setelah takut mencuri ikan dalam perairan Indonesia setelah terdapat ancaman menenggelamkan kapal dan ditangkapnya ratusan kapal Malaysia sang TNI AL.

Maraknya pencurian ikan dalam perairan Indonesia juga ditimbulkan adanya celah aturan atau longgarnya aturan aturan. Indonesia masih memberi kelonggaran kapal asing buat menangkap ikan dalam Indonesia menggunakan beberapa persyaratan (yg kemudian poly dilanggar). Padahal negara-negara lain terdapat yg melarang atau memberi aturan yg sedemikian ketat. Seperti Australia, porto biar buat menangkap ikan dipengaruhi seharga US$ 1 juta. Itupun hanya berlaku buat beberapa bulan dan jenis ikan tertentu. Ketika pemerintah hendak menaikkan Penerimaan Negara Bukan Pajak (PNBP), justru ditentang sang asosiasi perikanan yg notebenenya pelaku urusan ekonomi perikanan akbar (korporasi). Sebaliknya nelayan-nelayan tradisional menyambut gembira. Sudah bisa ketebak perusahaan-perusahaan perikanan dalam Indonesia selama ini terlibat dalam mafia perikanan dan hanya jadi tameng dan perusahaan fiktif menurut perusahaan asing.

Celah lainnya, aturan Indonesia masih membolehkan adanya transhipment dalam tengah bahari. Kapal-kapal penangkap ikan yg memiliki biar memindahkan output tangkapan ke kapal pengumpul yg sudah menunggu dalam batas luar ZEEI. Tentu saja proses bongkar muat output tangkapan nir terjadi dalam pangkalan pendaratan ikan terdekat. Alasan sederhana, harga ikan dalam Indonesia terlampau murah bila wajib dalam-eksport. Keuntungan akbar nir bisa diraih sang perusahaan-perusahaan asing itu. Mending dibongkar dalam Malaysia atau Vietnam yg harga jualnya lebih tinggi. Tetapi, sekali lagi, ketika Presiden Jokowi akan mengeluarkan Keputusan Presiden akan embargo transhipment, ditentang sang asosiasi perikanan nasional, menggunakan alasan porto operasional yg tidak tertutupi. Termasuk aturan wajib buat selalu menghidupkan Vesel Monitoring System( VMS ) dalam kapal yg bisa memantau posisi dan kordinat setiap kapal. Modus yg berlangsung VMS dimatikan dan dipindahkan ke kapal lain.

Sementara itu terdapat pelbagai alasan-alasan klasik yg digunakan menjadi kedok. Seperti alasan tersesat dan menghindar menurut badai atau mengangkut insan bahtera. Ada juga melakukan lintas tenang akan tetapi indera penangkap ikan nir disimpan dalam palka dan kedapatan dalam kondisi basah. Hal ini poly terjadi dalam lintas menurut barat ke timur yg belum dipengaruhi lorong ALKI. Gagasan Jokowi ingin membuat tol bahari lintas barattimur bisa juga diartikan menjadi ALKI IV. Untuk juga mengawasi kapal-kapal yg melintas tenang menjadi kedok mencuri ikan.

Tetapi menurut holistik penyebab dan faktor maraknya pencurian ikan, faktor penegakan aturan yg paling secara generik dikuasai. Satu model, badan pengawas dalam Pontianak selama 2008-2014 sudah menangkap sebesar 253 kapal motor berbendera asing. Angka ini mungkin dipercaya prestasi, akan akan tetapi bila diperbandingkan menggunakan 5000an kapal ikan berbendera asing dalam daerah ZEEI, menjadi tidak sebanding. Wilayah ZEEI hampir tidak bisa dijangkan sang kapal-kapal nelayan tradisional yg homogen-homogen beratnya dibawah 30 GT. Sudah menjadi misteri awam (sebagaimana razia polisi kemudian lintas), transaksi terjadi dalam tengah bahari. Bayangkan saja, daripada ditangkap, disidang dan divonis menggunakan ancaman sanksi aporisma Rp 20 miliar terus kapal disita menggunakan output tangkapan, mending keluar uang Rp 500 juta Rp 1 Miliar. Rumitnya, terdapat 3 (3) forum yg punya wewenang menjadi penyidik: TNI AL, PPNS Perikanan dan Polisi Air. Ditambah pengawas menurut Bakamla (menurut 12 instansi). Masing-masing bisa bertindak bareng dan sendiri-sendiri. Ego sektoral lebih terasa dalam penegakan aturan bahari. Belum terselesaikan satu instansi menelaah dokumen kapal, naik lagi instansi lain yg menanyakan hal serupa.

Makanya kapal-kapal penangkap ikan asing yg ditangkap mayoritas kapal mini dibawah 100GT. Inipun belum terselesaikan masalahnya. Kendala-hambatan teknis dalam lapangan yg kerap ditemui misalnya: nir adanya dermaga spesifik buat tambat labuh kapal ikan asing yg ditangkap. Lalu ditumpuk begitu saja dalam pangkalan pendaratan ikan (PPI) yg niscaya mensugesti kemudian lintas keluar masuk kapal-kapal nelayan. Belum lagi mengurus anak butir kapal asing non yustisia yg menunggu aplikasi pembuangan ke luar negeri. Dari soal nir adanya tempat, hingga porto makan selama penahanan dalam tempat terbuka itu. Karena perkara ini bukan ranah imigrasi maka beban diserahkan sepenuhnya kepada penyidik. Baik UU Perikanan juga UNCLOS nir membolehkan awak kapal asing dikenakan tahanan penjara atau ditahan dalam tempat tinggal tahanan.

Masalah selanjutnya dalam status kapal yg dirampas sang negara. Ketentuan aturan kita menyatakan kapal sitaan itu bisa dilelang atau dihibahkan. Tapi ke 2 cara lain pilihan ini punya konsekwensi yg nir sederhana. Para mafia perikanan lebih putusan bulat menggunakan lelang. Kira-kira modusnya misalnya ini: Harga taksiran kapal lebih kurang Rp. 1,lima miliar. Para pemilik kapal asing herbi mafia dalam Indonesia menggunakan menyampaikan uang 50% atau lebih kurang Rp. 750 juta. Saat pelelangan, para perusahaan domestik sudah diatur dalam satu class. Sehingga nir akan terdapat yg menawar dalam atas Rp 150 juta. Uang Rp 150 juta itulah masuk ke kas negara. Sedangkan Rp 600 juta dibagikan kepada pihak-pihak terutama pihak kejaksaan menjadi penuntut awam yg berwenang menyelenggarakan lelang. Dari poly perkara ditemukan Harga kapal sitaan lebih kurang Rp 150 juta, paling tinggi masuk ke kas negara hanya Rp 40 juta. Sialnya, kapal output lelang itu, pergi lagi kepemilik aslinya dalam luar negeri. Dan beroperasi lagi menjadi kapal pencuri ikan. Ditangkap lagi, disita lagi, lelang, pergi ke pemilik dan beroperasi lagi. Begitulah siklusnya. Padahal porto operasi penangkapan, porto adhoc kapal, penambatan kapal dan memberi makan ABK selama proses pengadilan nir sepadan menggunakan output lelang yg masuk ke kas negara.

Pilihan ke 2, dihibahkan. Karena proses persidangan memakan waktu yg usang, maka kapal sitaan jadi nir terawat dan rusak. Kapal yg akan dihibahkan ke gerombolan nelayan wajib diperbaiki terlebih dahulu sebelum dihibahkan. Beban porto diserahkan kepada pemda dimana gerombolan nelayan itu berada. Sudah bisa ketebak, Pemda akan berdalih APBD nir mengalokasikan aturan buat itu. Kecuali Kementrian Dalam Negeri dan Kementrian Keuangan mengumpulkan seluruh Kepala Daerah buat memberi solusi atas perkara ini.

Cara terakhir ya ditengelamkan menjadi rumpon. Bisa jadi nir terdapat pemasukan buat kas negara menurut kapal sitaan tadi. Tetapi upaya ini juga memutus mata rantai mafia perikanan yg begitu akut. Jadi seruan menenggelamkan kapal sesungguhnya juga menjadi pesan Jokowi kepada para mafia perikanan. Seruan ini sesungguhnya bukan ilham baru. Pasal 69 ayat (4) UU Perikanan lahir atas hasrat Menteri Freddy Numberidan hasrat DPR ketika itu. Agar adanya efek jera, kapal ditenggelamkan saja. Kedua, UU perikanan Australia sudah usang memakai cara ini buat mengatasi pencurian ikan dalam negaranya. Jadi waktu Presiden Jokowi melontarkan seruan buat menenggelamkan kapal lantas ditanggapi negatif, sesungguhnya karena dasar pengetahuan yg nir memadai. Atau karena Presiden Jokowi dan Menteri Susi yg melontarkannya. Ketika Menteri Freddy Numberi atau Fadel Muhammad yg pernah melontarkannya, tanggapan nir bergitu reaktif. Bahkan dalam tahun 2003 dan 2004, kapal ikan berbendera Filipina dan Thailand sudah pernah ditenggelamkan sang TNI AL.

Saya kira soal menenggelamkan kapal asing pencuri ikan, bukan semata perkara remeh temeh. Ini menyangkut soal perilaku, cara pandang dan prinsip menjadi anak bangsa. Tidak terdapat yg bisa ditawar bila sudah menyangkut soal kejahatan dan kedaulatan. Berbeda menggunakan konkurensi perbatasan yg bukan masuk dalam katagori kejahatan dan batas kedaulatan abu-abu. Tapi pencurian ikan sang perusahaan asing, menjadi wujud baru menurut okupasi VOC yg hendak merampas output bumi Nusantara. Sejarah juga mencatat, kuatnya penguasaan penjajahan dalam bumi Nusantara juga ditimbulkan sang keberpihakan anak bangsa kepada para VOC. Andai saja Sultan Haji nir bersekutu menggunakan VOC, Banten nir akan jatuh. Andai saja Aru Palaka tidak membela VOC, Makasar nir akan takluk. Dan andai tutur Amungkurat I nir berbelas kasih dalam VOC, bumi Mataram dan Utara Jawa nir akan dikuasai VOC. Tak terdapat beda: VOC mengeruk output (bumi) daratan buat kemakmuran bangsanya, kapal-kapal asing penangkap ikan itu mengeruk output (bumi) perairan Indonesia.

Salam Kompasiana.

Rugikan negara Rp 6 miliar, mantan Bupati Nias ditahan

Mantan Bupati Nias, Binahati B Baeha ditahan Kejari Gunung Sitoli, Selasa (10/10). Dia dikirim ke penjara selesainya penyidik kepolisian menyerahkannya menjadi tersangka persoalan dugaan korupsi penyertaan kapital Pemerintah Kabupaten Nias kepada PT Riau Airlines kepada 2007.

BERITA TERKAIT
Tak kebal aturan, presiden-presiden ini jua ditangkap karena korupsi
Membubarkan partai politik penerima uang korupsi
Polisi Israel interogasi Benjamin Netanyahu terkait korupsi telekomunikasi

"Kita melakukan penahanan selesainya tersebut siang pihak Polres melimpahkan berkas & tersangka," istilah Kasi Pidsus Kejari Gunung Sitoli, Yus Iman Harefa, Selasa (10/10).

Sebelum ditahan, Binahati sempat menjalani investigasi administrasi & kesehatan kepada ruang penyidik Kejari Gunung Sitoli. Selanjutnya, beliau dititipkan kepada Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas II B Hilina'a.

Kasus dugaan korupsi ini terjadi waktu Pemkab Nias menggelontorkan Rp 6 miliar buat penyertaan kapital Pemkab Nias kepada PT Riau Airlines kepada 2017. Namun langkah l itu disebutkan buat menaikkan Pendapatan Asli Daerah (PAD) itu ternyata nir memiliki dasar aturan, menjadi akibatnya menyalahi anggaran.

"Mestinya dibuatkan dulu Peraturan Daerah (Perda) baru dijalin interaksi kerjasama," terperinci Yus.

Dugaan defleksi itu pun diselidiki & disidik Polres Nias. Binahati ditetapkan menjadi tersangka. Dia dijerat beserta Pasal dua jo Pasal 3 jo Pasal 14 jo Pasal 55 ayat (1) ke-1 KUHP.

Selasa (10/10), Polres Nias menyerahkan Binahati & barang bukti Kejari Gunung Sitoli. Dia pun ditahan. [fik]

Resep Sate Lilit Ikan Tenggiri

Sate lilit adalah variasi sate yg berasal berdasarkan Bali, bahan dasar sate lilit ini timbul poly sekali macam (bisa sapi, ayam atau ikan). Dalam artikel ini akan aku berikan resep memproduksi sate lilit beserta dengan ikan (tenggiri). Rasa yg didapatkan sang sate lilit ini sangat istimewa, yaitu legit & yummy. Enda yg ingin mencoba atau bertanya-tanya beserta sate lilit ini nir perlu jauh-jauh ke Bali, alasannya anda bisa membuatnya sendiri dirumah. Bagaimana cara mengolahnya? Berikut adalah resep memproduksi sate lilit ikan tenggiri istimewa Bali:

Bahan:

300 gram daging ikan tenggiri
15 gram bawang putih
30 gram bawang merah
20 gram kemiri
10 gram kunyit
1 gram ketumbar serbuk
dua lbr daun jeruk
13 btg serai
1 buah telur ayam
10 gram garam
1 gram merica serbuk

Cara Membuat:

Daging ikan tenggiri digiling terlebih dahulu sampai sungguh halus
Bawang merah, bawang putih, kemiri, kunyit, garam, ketumbar, daun jeruk & serai 1 btg diblender halus. Perhatikan taraf kehalusanya, agar memproduksi rasa yg mantap.
Campur daging ikan yg sudah digiling beserta bahan yg diblender tersebut, aduk homogen sampai homogen.
Tempelken gabungan daging & bumbu kedalam btg serai.
Bakar sampai matang da harum. Enda bisa menambahkan bumbu lain didasarkan  kesukaan.
Hidangkan beserta nasi putih.

Sate lilit adalah makanan istimewa bali, tepatnya kepada daerah Klungkung. Selain berbahan ikan tenggiri, sate lilit jua bisa dengan daging ayam & sapi.

Itulah resep memproduksi sate lilit ikan tenggiri istimewa Bali, semoga berguna bagi anda seluruh, selamat mencoba!!!

Petugas sita ikan teri berformalin dalam Hypermart Cibubur

Dinas Kelautan & Pertanian Provinsi DKI Jakarta melakukan razia kepada makanan yg mengandung formalin. Petugas menyidik daging sapi, kambing, ayam pangkas & ikan kepada lima loka kepada Jakarta.

BERITA TERKAIT
Kasus kedaluwarsa, polisi razia pasar pasar swalayan yg disalurkan PT PRS
17 Ribu produk makanan & minuman anak kedaluwarsa hampir tersebar kepada pasar pasar swalayan
Sarden berisi cacing ditemukan masyarakat kepada Inhil & Kepulauan Meranti

"Ini supervisi adonan antara peternakan & perikanan yg pertama kali kepada DKI selama Ramadan. Hasilnya, hanya ikan teri basah yg positif mengandung formalin," istilah Kepala Seksi Pengawasan, Pengendalian Sudin Peternakan & Perikanan Jakarta Timur, Sabdo Kurnianto, Kamis (dua/8).

Sabdo menyebutkan, razia makanan ini dipusatkan kepada Hypermart Cibubur Junction & Lotte Mart Pasarrebo, Jakarta Timur. Seluruh daging yg diambil sampelnya tertentu diperiksa dengan laboratorium Formalindehid Test milik Kesmavet Dinas Kelautan & Perikanan. Dan, teri berformalin itu ditemukan kepada Hypermart Cibubur Junction.

"Teri ini tertentu kami musnahkan & kami akan terus melakukan pelatihan terhadap suplayer agar nir menjual makanan yg mengandung formalin. Kami sebenarnya sudah mengawasi semenjak kepada pelelangan ikan, diduga formalin ini dicampur kepada tengah bepergian," jelasnya.

Manager Hypermart Cibubur Junction, Pratomo Bernianto, mengaku terkejut adanya razia ini. Namun dia mengaku bersyukur alasannya adalah jadi memahami adanya ikan teri yg mengandung formalin. Ikan teri ini akan dimusnahkan & nir diperjualbelikan lagi.

"Ikan teri ini sumber suplayer aneka bahari, sudah rutin mengirim semenjak empat tahun kemudian. Kami nir memahami bila timbul suplayer nakal alasannya adalah kan nir memiliki indera uji. Kalau memahami timbul formalin niscaya kami tolak itu teri. Kami akan tegur suplayer itu agar tidak mengirim ikan berformalin lagi," ucapnya.

Pengawasan daging berformalin ini mengacu kepada Perda Nomor 8 Tahun 1989 wacana supervisi mutilasi ternak, perdagangan ternak & daging kepada DKI. Kemudian Perda Nomor lima Tahun 1992 wacana penampungan & mutilasi unggas dan Permen Kelautan & Perikanan Nomor 15 Tahun 2010 wacana pengendalian sistem agunan mutu & keamanan implikasi perikanan & UU Nomor 31 Tahun 2004 wacana perikanan. [has]